Mutiara Hitam

Hari ini kepulauan selayar di sebrang Sulawesi Selatan. Aku terdiam menatap ombak bergejolak, penuh hasrat kebencian. Benci terhadap manusia yg mencemarinya.

Bulan purnama indah menyinari renunangku yang penuh kegelapan. Hitam tanpa cahaya, arah Dan tujuan.

Wahai kau bidadari yang ku rindukan.

Wahai cinta yang selalu tersenyum ketika menatap mataku.

Dimanakah kau sembunyikan dirimu. Dimanakah kau tenggelamkan rindumu.

Biar Aku mencarinya. Dan menyatukannya kembali bersama ragamu yang telah lama tidak aku rasakan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: